Pilkada Belum Memperkuat Demokrasi Lokal

Oleh FRANS OBON

RUTENGPemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung telah berjalan hampir 15 tahun. Namun tujuan Pilkada langsung sebagai sarana untuk memperkuat demokrasi pada tingkat lokal tidak tercapai.

Ketua Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santo Paulus Ruteng Romo John Boylon Pr di ruang kerjanya, Senin (14/12) mengatakan, Pilkada langsung saat ini agak superfisial. Menurut Romo John, perubahan orientasi pemilihan di kalangan rakyat berubah begitu cepat.

“Pilkada langsung telah menjadi sesuatu yang superfisial. Ada fenomena di masyarakat bahwa apa yang terjadi sebelum hari H dan apa yang terjadi pada hari H sangat berbeda jauh. Kecenderungan sebelum hari H berbeda sangat jauh dengan hasil yang diperoleh pada hari H. Dengan demikian, ada faktor X yang membuat perubahan orientasi pilihan rakyat,” kata Romo John.
Baca lebih lanjut

Natal, Pilkada, dan Solidaritas

Oleh FRANS OBON

DALAM BEBERAPA hari belakangan ini, pusat-pusat perbelanjaan baik pertokoan maupun swalayan di Ruteng sudah mulai dipadati para pembeli. Selain barang kebutuhan pokok, para pembeli memburu pernak-pernik Natal dan pakaian dan sepatu baru. Semua ini adalah rutinitas menjelang perayaan Natal setiap tahun. Hal ini tentu saja sisi lahiriah dari perayaan Natal. Namun gegap gempita Natal dalam hal-hal lahiriah seperti ini tidak boleh melupakan sisi kerohanian dari perayaan Natal.

Natal pertama-tama adalah solidaritas Allah dalam kehidupan manusia. Allah merasa solider dengan kehidupan manusia, Allah masuk ke dalam situasi manusia. Allah yang adalah cinta masuk ke dalam situasi kerapuhan dan kedosaan manusia dan Allah menebus kedosaan manusia agar manusia mendapatkan kembali fitrahnya yang telah dirusakkan oleh dosa.

Surat Gembala Advent dan Natal 2015 Keuskupan Ruteng mempertegas refleksi bahwa Allah adalah cinta, yang solider dengan situasi manusia. Oleh karena itu menurut surat gembala ini, “Natal adalah peristiwa cinta mesra Allah kepada kita manusia. Karena cinta Allah menjadi manusia dan tinggal di tengah-tengah kita. Karena kasih-Nya yang begitu besar, Dia rela senasib dengan kita manusia, terlibat dalam suka duka hidup kita untuk mengantar kita menuju kepenuhan hidup ilahi. Karena belas kasih-Nya Dia tak segan masuk dalam lumpur kehidupan kita yang penuh dosa untuk menyucikan dan memberikan kepada kita masa depan baru yang indah”.
Baca lebih lanjut

Sengketa Sumber Air Bisa Picu Perang Tanding

RUTENG — Fraksi Golkar DPRD Manggarai mengatakan, sengketa sumber mata air antar warga Dusun Gonggong dan Raong di Desa Pong Umpu, Kecamatan Lelak, Manggarai bisa memicu perang tanding jika tidak diselesaikan pemerintah.

Fraksi Partai Golkar dalam pandangan fraksi yang dibacakan anggota Fraksi Golkar, Osi Gandut pada paripurna Dewan atas Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2012, Rabu (27/7/2013) menyebutkan, salah satu masalah yang menonjol adalah proyek air bersih di Desa Pong Umpu. Proyek jaringan air bersih dilaksanakan tahun 2012. Tetapi, hingga kini air belum mengalir karena ada sengketa tanah antara warga Dusun Gonggong dan Dusun Raong.
Baca lebih lanjut

Pemkab Gelar Ritus Adat “Teing Hang”

RUTENG — Pemerintah Kabupaten Manggarai menggelar ritus adat “teing hang” menjelang perayaan HUT ke-68 kemerdekaan RI di Kantor Bupati Manggarai, Senin (12/8/2013) sore hingga malam. Ritus adat tersebut diadakan guna menghormati para leluhur dan para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan RI. Upacara ini menjadi tradisi pemerintah Manggarai setiap tahun. Ritus adat tersebut dilakukan para tokoh adat dari Kampung Ruteng.

Ritus adat tersebut diadakan di compang utama di pohon Beringin besar di depan Kantor Bupati, lalu dilanjutkan dengan acara adat teing hang di Aula Nucalale. Sebagai landuk (pemimpin) Bupati Christian Rotok bersama pimpinan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan unsur Forkompida sebagai panga (cabang). Para pejabat yang menghadiri ritus tersebut berpakaian adat Manggarai.
Baca lebih lanjut

Kopdit Komit Berikan Pelayanan Terbaik

Peserta pelatihan, Kristin memberikan kesan singkat pada acara penutupan di depan Dede Farhan Aulawi dan Mikhael H Jawa.

Peserta pelatihan, Kristin memberikan kesan singkat pada acara penutupan di depan Dede Farhan Aulawi dan Mikhael H Jawa.

Oleh Frans Obon

ENDE — Sejalan dengan pertumbuhan anggota koperasi kredit yang terus meningkat dan pertumbuhan anggota tersebut mencerminkan pula tingkat kepercayaan masyarakat terhadap gerakan koperasi kredit, maka Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri mengadakan pelatihan keterampilan komunikasi demi meningkatkan dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada para anggota.

Sebanyak 49 peserta yang berada di front office pelayanan di koperasi kredit dan berbagai bidang lainnya mendapat pelatihan selama tiga hari (18-21 Juli 2013), yang diberikan Dede Farhan Aulawi, dengan materi pelatihan keterampilan berkomunikasi, how to smile, dan customer services, dan disertai pelatihan meditasi.
Baca lebih lanjut

Puskopdit Flores Mandiri Luncurkan Website

Ketua Puskopdit Flores Mandiri Petrus Lengi meluncurkan website Puskopdit Flores Mandiri.

Ketua Puskopdit Flores Mandiri Petrus Lengi meluncurkan website Puskopdit Flores Mandiri.

Oleh Frans Obon

ENDE — Pusat Koperasi Kredit (Puskodpit) Flores Mandiri meluncurkan website dengan alamat puskopditfm.co.id sebagai sarana informasi dan syering pengalaman gerakan koperasi kredit dalam membangun ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus jawaban gerakan koperasi kredit atas perubahan lingkungan bisnis baik nasional maupun global sebagai dampak kemajuan teknologi informasi saat ini. Laman Puskopdit Flores Mandiri ini merupakan sumber informasi bagi gerakan koperasi kredit dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di Flores.
Baca lebih lanjut

Puskopdit Gelar Pertemuan dengan Anak-Anak Kopdit

Oleh Frans Obon

ENDE — Pusat Koperasi Kredit (Puskodpit) Flores Mandiri kembali menggelar pertemuan dengan anak-anak pengurus dan pengawas koperasi kredit (kopdit) sebagai langkah terencana bagi kaderisasi dalam gerakan koperasi kredit di Flores. Kegiatan ini dianggap sebagai langkah tepat bagi keberlanjutan gerakan koperasi kredit dan berdampak pada makin diperkuatnya koperasi kredit sebagai lembaga keuangan di Flores.

Pertemuan 37 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) ini yang berlangsung 4-6 Juli 2013 di aula Puskopdit Flores Mandiri diisi dengan berbagai macam materi dan agenda kegiatan antara lain cerdas cermat untuk 100 soal yang telah disiapkan panitia, lomba keterampilan mengetik 10 jari, pidato, puisi, menyanyi, dan pendampingan rohani oleh Pater Redemptus Rage Djawa CSsR dan Pater Elias Doni SVD.
Baca lebih lanjut

Penari dari Wolotopo

tarian dari wolotopo1KEUSKUPAN Agung Ende merayakan 50 tahun pembentukan hierarki Gereja Katolik di Indonesia. Perayaan berlangsung di Gereja Kristus Raja Katedral Ende, dipimpin Uskup Agung Ende Mgr Vincent Sensi Potokota. Perayaan ini dimeriahkan tarian dari Paroki Wolotopo, Keuskupan Agung Ende. Para penari dari Paroki Wolotopo pada perayaan 50 tahun Hierrarki Indonesia yang dirayakan di Paroki Kristus Raja Katedral Ende.

Persaudaraan Sejati

Mgr Vincent Sensi Potokota (photo/frans obon)

Mgr Vincent Sensi Potokota (photo/frans obon)

USKUP AGUNG Ende Mgr Vincent Sensi Potokota menegaskan lagi visi kristen mengenai kepemimpinan dalam masyarakat. Dalam konteks perayaan Yesus Kristus Raja Semesta Alam di Paroki Katedral Ende, Minggu, Uskup Agung ini menegaskan bahwa tugas kepemimpinan dalam konteks Injil adalah tugas kegembalaan. Para pemimpin bertugas menuntun rakyat ke dalam komunitas persaudaraan sejati (Flores Pos edisi 21 November 2011).

Imbauan dan ajakan Uskup Agung Ende sebenarnya merupakan visi dasar dari pengembangan dan pembentukan gereja lokal Keuskupan Agung Ende sebagaimana prinsip dasar dari gerakan komunitas umat basis.
Baca lebih lanjut

Hari Rabu Abu

Misa  Hari Rabu Abu di Paroki Onekore yang mengawali masa puasa 2013.

Misa Hari Rabu Abu di Paroki Onekore yang mengawali masa puasa 2013.


Suster Claudia OSU memberikan abu kepada umat.MASA puasa umat Katolik dimulai dengan Misa Hari Rabu Abu. Masa tobat dan tapa untuk membarui diri. Semua manusia adalah pendosa, sehingga perlu melakukan tobat dan tapa. Mudah-mudahan pembaruan diri pribadi bisa berdampak pada pembaruan kehidupan sosial kemasyarakatan. Misa Rabu Abu 2013 di Paroki Onekore, Keuskupan Agung Ende. (Photo/anton harus).

Uskup Minta Siswa Barui Diri dan Lingkungan

Uskup Vincent Sensi Potokota memberikan sakramen Krisma di Paroki Onekore.

Uskup Vincent Sensi Potokota memberikan sakramen Krisma di Paroki Onekore (@frans obon).

ENDE — Uskup Agung Ende Mgr Vincent Sensi Potokota meminta 1.250 siswa yang menerima sakramen Krisma di Paroki Onekore, Minggu (28/11/2011) untuk membarui diri dan lingkungan yang tidak lagi indah sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Kejadian.

“Semua kita adalah bagian dari bumi yang rusak itu. Kalau kita memahami dan mengerti diri kita sebagai bagian dari bumi yang rusak itu, maka kita perlu membaruinya, tapi harus dengan bantuan Tuhan,” kata Uskup Agung ini dalam kotbahnya.
Baca lebih lanjut

Kompetensi Pribadi Dewan Tetap Penting

Oleh FRANS OBON

Sudah lama muncul gagasan agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) perlu dilengkapi dengan staf ahli. Diyakini bahwa kehadiran staf ahli ini akan dapat membantu tugas kedewanan. Staf ahli dianggap bisa memperbaiki dan mengimbangi partner mereka dari eksekutif. Hal itulah yang ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD Ngada Moses Mogo dari Fraksi PDI Perjuangan.

Jika kita menanyakan kepada masyarakat mengenai kinerja Dewan kita, akan segera muncul banyaknya kesangsian, keragu-raguan, dan mungkin sinisme terhadap kualitas lembaga DPRD kita. Kita tentu saja tidak bisa menerima anggapan ataupun persepsi yang demikian begitu saja.
Baca lebih lanjut

Ketahanan Pangan

sawah di cancarBANK  Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mengingatkan negara-negara berkembang termasuk Indonesia untuk melihat betapa pentingnya isu pangan mengingat makin meningkatnya jumlah penduduk dunia (Flores Pos edisi 14 Juni 2011).

“Dalam janga pendek, kebutuhan pangan penduduk mungkin tercukupi namun ini selalu menjadi isu fundamental yang mengemuka dari tahun ke tahun,” kata Director Managing General ADB Rajat M Nag. Menurut dia pertumbuhan penduduk Asia meningkat, sehingga perlu ada peningkatan produktivitas pangan khususnya beras.
Baca lebih lanjut

Natal Datang Lagi

ucapan selamat natal  dari ende

Natal datang lagi. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk melihat lebih dalam lagi mengenai diri kita, sekitar kita, dan kehidupan bersama kita sebagai bangsa dan negara. Natal adalah peristiwa solidaritas Allah dengan manusia. Allah mengangkat harkat dan martabat pribadi manusia yang jatuh karena kedosaan. Karena itu peristiwa Natal adalah peristiwa penolakan segala bentuk pendangkalan dan perendahan harkat dan martabat manusia. Semoga tahun 2013, kebersamaan kita lebih baik lagi. Salam Damai Natal, 25 Desember 2012 dan Bahagia di Tahun Baru, 1 Januari 2013.

Setia dengan Perkara-Perkara Kecil

Mikhael Hongkoda Jawa pada RAT Puskopdit di Mataloko.

Mikhael Hongkoda Jawa pada RAT Puskopdit di Mataloko.

OLEH FRANS OBON

SAYA bertemu Mikhael Hongkoda Jawa, manajer Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri di kantornya yang baru, asri, full AC dan dilengkapi dengan CCTV. Puskopdit Flores Mandiri adalah lembaga sekunder yang menaungi 48 koperasi kredit tingkat primer.

Gedung baru dua lantai itu diresmikan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, 27 Mei 2011. Gubernur datang dari Bajawa pada hari itu, lalu ke Ende untuk meresmikan kantor baru Puskopdit Flores Mandiri, sekaligus memberikan badan hukum baru terkait pergantian nama dari Pusat Koperasi Kredit Bekatigade – singkatan dari Ende, Ngada, Nagekeo. Badan hukum baru itu diterima Ketua Puskopdit Flores Mandiri, Yoseph Dopo.

Pada sore hari gedung baru itu diberkati Uskup Agung Ende Mgr Vincent Sensi Potokota dalam sebuah perayaan ekaristi yang meriah. Perayaan ini menandai 40 tahun gerakan koperasi kredit di Flores, yang pada awalnya dipelopori Gereja Katolik Flores.
Baca lebih lanjut

Pelatihan Pengawas dan Pengurus Kopdit

Mikhael H Jawa

Mikhael H Jawa

Oleh Frans Obon

ENDE — Para pengurus dan pengawas koperasi kredit di bawah Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri mengikuti pelatihan manajemen kepengawasan dan akuntansi dasar selama tiga hari (21-23/8/2012) di aula Puskopdit di Jln Melati.

Pelatihan ini diikuti 79 peserta, terdiri dari 23 orang mengikuti pelatihan manajemen kepengawasan dan 46 orang mengikuti latihan akuntansi dasar.
Baca lebih lanjut

Puskopdit Pertemukan Anak-Anak Pengurus

pertemuan para siswa1 ENDE — Sebanyak 31 orang anak para pengurus koperasi kredit di bawah Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri mengikuti pelatihan di Puskopdit Flores Mandiri selama tiga hari (18-20/8/2012). Pertemuan kali ini difokuskan pada para siswa sekolah lanjutan atas (SLTA) dari Kabupaten Ende, Ngada, dan Nagekeo, setelah dua pertemuan yang sama sebelumnya menghadirkan para siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Manajer Puskopdit Flores Mandiri, Mikhael H Jawa mengatakan, pertemuan anak-anak pengurus koperasi kredit ini digelar selain mau membangun solidaritas di kalangan gerakan koperasi kredit terutama bagi anak-anak, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membentuk karakter para siswa agar menjadi pribadi yang unggul, jujur, dan bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut

Flores Mandiri Sumbang Rp10 Juta

Mikhael Hongkoda Jawa serahkan bantuan kepada Pater Yosef Seran SVD

ENDE — Gerakan koperasi kredit di bawah Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri menyumbangkan dana sebesar Rp10 juta untuk kepentingan konservasi lingkungan hidup oleh Komisi Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (Justice, Peace and Integrity of Creation) Provinsi SVD Ende, Rabu (15/8) di Biara Santo Yoseph Ende.

Sumbangan ini diberikan Manajer Puskopdit Flores Mandiri Mikhael H Jawa kepada Rektor Biara Santo Yoseph Ende Pater Yosef Seran SVD, disaksikan Wakil Rektor Biara Santo Yoseph Pater John Dami Mukese SVD, Ekonom Provinsi SVD Ende Pater Salomon Hadia Palma SVD, Pater Alex Ganggu SVD dan Bruder Ande Rali SVD, Bruder Yakobus Pajo SVD, Bruder Gabriel G Kabelen SVD dan Kosmas Lawa Bagho dari Puskopdit Flores Mandiri.

Gerakan koperasi kredit, kata Mikhael sebelum memberikan sumbangan, memiliki kepedulian dan komitmen untuk mendukung gerakan konservasi lingkungan di seluruh Flores. Komitmen itu sudah mulai dibicarakan beberapa tahu silam, tapi belum bisa dilaksanakan. “Sudah beberapa tahun silam gerakan koperasi kredit sudah membahas soal tanggung jawab sosial koperasi kredit untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan hidup. Tapi komitmen ini belum bisa dilaksanakan,” kata Mikhael.
Baca lebih lanjut

Berkorban untuk Kebahagiaan Orang Lain

Agus Beu Mude

ENDE — Di rumahnya yang bersih dengan sederetan sofa yang terbilang masih baru, Agustinus Beu Mude bicara dengan penuh semangat tentang masa-masa awal yang sulit dalam gerakan koperasi kredit di Flores. Pada usianya yang ke-74 tahun Agus masih ingat detil dari setiap perjuangan awal ketika bersama Moses Mogo dan beberapa guru di SMAK Syuradikara keluar masuk kampung memperkenalkan koperasi kredit sebagai wadah baru masyarakat Flores untuk meningkatkan kesejahteraan ekonominya.

Tanpa honor, tanpa uang jalan, tanpa bekal, Agus bersama rekan-rekannya pernah memperkenalkan gerakan koperasi kredit hingga di Kumba dan di Pagal, Kabupaten Manggarai, Flores barat. Pada awal tahun 1980-an transportasi di seluruh Flores begitu sulit. Jembatan kayu. Jalan berlubang. Hujan. Berlumpur. Becek. Tapi itu semua tidak menyurutkan semangat untuk memperkenalkan gerakan koperasi kredit.
Baca lebih lanjut

Kelompok Menulis Koperasi Serviam

Kelompok menulis koperasi kredit Serviam Ende.

ENDE — Selama dua hari, 22-23 Oktober 2011 saya diminta untuk memberikan pelatihan menulis opini dan feature kepada anggota Koperasi Kredit Serviam. Tidak banyak, hanya 10 orang. Mereka menjadi cikal bakal sebuah kelompok menulis dengan nama Kelompok Menulis Koperasi Kredit Serviam.

Kelompok Menulis Koperasi Kredit Serviam adalah kelompok menulis pertama di dalam gerakan koperasi kredit di Flores. Peserta pelatihan terdiri dari aktivis gerakan koperasi dan para guru di berbagai lembaga pendidikan menengah di Kota Ende.
Baca lebih lanjut

Mahasiswa Manggarai Gelar Seminar

Adrianus Daduk, Yustinus Sani, dan Mansuetus Gare

ENDE — Mahasiswa Manggarai yang sedang mengikuti pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Kota Ende menggelar seminar mengenai peran mahasiswa dalam pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Ende, Sabtu (5/5/2012).

Rencananya seminar menghadirkan Ketua DPRD Ende Marselinus YW Petu, tetapi karena Ketua DPRD Ende sedang melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara Kabupaten Ende, maka anggota DPRD Ende dari Komisi B Yustinus Sani didaulat sebagai pembicara. Pembicara lainnya adalah Mansuetus Gare, dosen Fakultas Teknik Universitas Flores.

Ketika itu saya diminta oleh para mahasiswa Manggarai di Ende untuk memberikan sambutan, sekaligus membuka kegiatan seminar.
Baca lebih lanjut