bunuh diri

RUTENG — Kasus bunuh diri di Manggarai kembali terjadi. Menurut laporan media (Flores Pos edisi 9 Februari 2011), Kristian Nagur (26) meninggal karena bunuh diri, Selasa (8/2). Nagur seorang tukang ojek dan loper Harian Flores Pos di Ruteng.

Warga Kampung Tenda, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rombong ini meninggalkan seorang anak dan seorang istri. Menurut keluarga, Tian, panggilan akrabnya, tidak pernah menceritakan punya masalah.
“Tadi pagi masih baik-baik. Tidak ada tanda-tanda yang aneh. Kaget, kita diberitahu, Tian sudah meninggal dengan cara gantung diri.

Informasi dari istrinya, kejadian hanya sekitar 10-15 menit saja. Ditelepon, HP-nya tidak diangkat. Ketika dicek di kamar kos, dia ditemukan sudah tergantung,”ujar Donatus, anggota keluarganya.

Kepala Agen Flores Pos Manggarai, Nobert Gamur mengatakan, di bawah jam 09.00 , dia sempat berkontak lewat hand phone dengan almarhum. Dia mau beritahu bahwa koran dari Kecamatan Macang Pacar tidak perlu diantar ke Terminal Mena. Alasannya, agen dari Macang Pacar sudah mengambilnya sendiri di Ruteng.

“Dalam kontak kita tadi, tidak ada hal yang mencurigakan dengan almarhum. Demikian juga kemarin. Kita sempat bertemu dan berbicara tentang pekerjaan. Dia sempat meminjam uang Rp500 ribu untuk mencicil kredit motornya. Saya beri uang tersebut,” katanya.

Almarhum meninggalkan sepucuk surat. Dalam suratnya itu dia minta maaf kepada istri, anak, dan keluarga. Dia minta istrinya menjaga anak semata wayangnya dan berpesan agar anaknya tidak melakukan perbuatan yang dilakukannya. “Enu, uang kredit motor Rp500 ribu. I love you”, tulisnya.

Flores Pos edisi, 9 Februari 2011, ditulis Christo Lawudin.