Kelompok menulis koperasi kredit Serviam Ende.

ENDE — Selama dua hari, 22-23 Oktober 2011 saya diminta untuk memberikan pelatihan menulis opini dan feature kepada anggota Koperasi Kredit Serviam. Tidak banyak, hanya 10 orang. Mereka menjadi cikal bakal sebuah kelompok menulis dengan nama Kelompok Menulis Koperasi Kredit Serviam.

Kelompok Menulis Koperasi Kredit Serviam adalah kelompok menulis pertama di dalam gerakan koperasi kredit di Flores. Peserta pelatihan terdiri dari aktivis gerakan koperasi dan para guru di berbagai lembaga pendidikan menengah di Kota Ende.

Kosmas Lawa Bagho, Ketua Koperasi Kredit Serviam, mengatakan pelatihan dimaksudkan agar anggota koperasi kredit bisa menuangkan gagasan dan menyumbangkan pemikirannya bagi kemajuan gerakan koperasi kredit di Flores, termasuk isu-isu lainnya di Flores.

Dia juga bilang, kelompok menulis ini bertujuan mengurangi budaya omong-omong dan diganti dengan budaya menulis. “Kita suka dengan budaya lisan daripada budaya menulis,” katanya.

Menulis yang baik membutuhkan komitmen, disiplin, ketekunan, sebab “menulis yang baik merupakan buah dari latihan yang terus menerus”.
Dia mengingatkan peserta pelatihan. “Jangan takut terhadap kritikan dari orang lain tentang tulisan kita, sebab saat kita takut dikritik saat itu juga kita berhenti menulis”.

Anggota Koperasi Kredit Serviam pada Rapat Anggota Tahunan 2011

Tema-tema yang digarapkan adalah mengenai gerakan koperasi kredit dan generasi muda dan perempuan. Menurut dia, dari komposisi anggota koperasi kredit, jumlah orang muda dan kaum perempuan masih tergolong sedikit. Padahal kelompok muda dan perempuan adalah kelompok strategis dan kelompok potensial di dalam masyarakat.

Magdalena Bhiju Boro, peserta pelatihan dan guru SMPK Santa Ursula Ende, mengatakan, pelatihan dan pembentukan kelompok menulis ini sangat bagus. “Kopdit Serviam selalu punya gebrakan-gebrakan baru”.
Maria Eufemia Bunga, peserta lainnya, mengatakan, kegiatan menulis ini merupakan proses pembelajaran untuk mengasah kemampuan menulis.
Kegiatan menulis ini, kata Yohanes Satu, menambah wawasan dan ajang mengasah keterampilan menulis.

Anggota Kopdit Serviam pada kegiatan RAT 2011

Martinianus Pegu berterima kasih kepada Kopdit Serviam yang merencanakan gebrakan baru bagi kemajuan para anggotanya. “Momen ini sangat baik karena dengan kegiatan ini kita bisa berusaha untuk bisa melihat kemampuan menulis,” katanya.

Theodorus Yankiter Jawa, mengatakan, kegiatan ini menunjukkan bahwa gerakan koperasi kredit amat peduli dengan pengembangan sumber daya manusia anggotanya. Kegiatan dan pembentukan kelompok menulis seperti ini menunjukkan bahwa gerakan koperasi kredit tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga mengembangkan potensi dalam diri anggota.

frans obon

Flores Pos edisi 26 Oktober 2011

Tulisan terkait di Kosmas Lawa

Tulisan pertama dari kelompok ini Kosmas Lawa